Taliban langsung menyatakan bertanggung jawab atas serangan yang terjadi hanya beberapa jam setelah presiden Hamid Karzai diambil sumpah kedua kalinya untuk diangkat sebagai presiden Afghanistan.
Dalam pidatonya, Karzai berharap jika pasukan keamanan Afghanistan akan dapat mengambil alih peran pasukan asing kurang dari lima tahun ini.
Jilani Farahe, deputi kepala polisi propinsi mengatakan, pengebom bunuh diri dengan mobil tersebut meledakkan mobilnya didekat gerbang masuk basis NATO. Ia mengatakan tidak ada sipil sama sekali yang terbunuh.
Taliban mengklaim jika ledakan tersebut menewaskan 22 tentara Amerika dan menghancurkan empat kendaraan militer.
Insiden hari Kamis kemarin menjadikan tentara Amerika yang tewas di Afghanistan berjumlah 292 sejak bulan Januari (tahun ini saja).
Lebih dari 470 tentara asing di Afghanistan tewas tahun ini saja, tahun ini merupakan tahun paling mematikan. Namun masih ada lebih dari 100.000 pasukan internasional yang ditempatkan di negeri ini yang berjuang mati-matian menghadang serangan-serangan Taliban.
[muslimdaily.net/AKI]
