• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
Amerika Gagal di Afganistan
Diposting Rabu, 23-09-2009 | 07:40:22 WIB


Misi Amerika di Afganistan "kemungkinan besar akan gagal" kecuali jumlah pasukan ditingkatkan dalam setahun ini, demikian isi laporan seorang jenderal senior.

Kajian jenderal Stanley McChrystal dimuat dalam laporan rahasia yang diperoleh suratkabar Washington Post.

Baru baru ini dia mendesak dilakukannya perbaikan strategi militer di Afganistan. Ini dipandang mengisyaratkan kegagalan strategi yang ada.

Lebih 30 ribu pasukan tambahan Amerika dikirim ke Afganistan sejak bulan Mei, yang berarti menggandakan jumlah pasukan Amerika.

Jumlah pasukan Amerika di Afganistan sudah direncanakan meningkat menjadi 68 ribu pada akhir tahun ini.

Tetapi dalam kajian terbarunya, jenderal McChrystal dikutip Washington Post mengatakan: "Kegagalan menggunakan kesempatan dan membalikkan kegiatan pemberontak dalam waktu dekat ... akan membuat kemungkinan mengalahkan pemberontakan tidak mungkin terjadi."

Dia memperingatkan "kekurangan sumber daya kemungkinan akan menyebabkan kegagalan".

"Pasukan tambahan diperlukan," kata jenderal tersebut pada kesimpulan laporan tersebut.

Jenderal McChrystal diperkirakan akan meminta penempatan puluhan ribu pasukan tambahan. Dia juga meminta percepatan pelatihan pasukan Afganistan.

Jenderal McChrystal mengatakan kegagalan menyedikan sumber daya yang memadai "juga akan menyebabkan konflik berjalan lebih lama, korban bertambah, biaya meningkat, dan pada akhirnya kehilangan dukungan politik."

"Pada akhirnya resiko ini kemungkinan akan menyebabkan kegagalan misi."

Tetapi dia menambahkan peningkatan jumlah pasukan harus menjadi bagian dari perbaikan strategi militer di negara itu.

Jenderal McChrystal secara konsisten meminta diterapkkannya sebuah strategi yang mengedepankan perlindungan rakyat Afganistan.

Dalam laporan ini dia mengecam pasukan NATO yang dipimpinnya karena lebih memusatkan perhatian pada usaha mengatasi kelompok perlawanan bukannya melindungi warga sipil Afganistan.

"Keterpakuan pada usaha melindungi pasukan kita sendiri, kita beroperasi lewat cara yang membuat kita memisahkan diri...dari warga yang sebenarnya ingin kita lindungi," katanya.
 
[bbc]
          



Tweet

Top View

  • Foto Kekejian Tentara Amerika di Irak Beredar
  • Pondok Ngruki Bangun Masjid Senilai 5 Milyar ...
  • Umar Media Rilis Video Eksekusi 15 Tentara ...
  • Pengkhianat Al Qaidah Irak Ditembak Mati
  • Aktivis Afghanistan: Kemenangan Taliban Lebih ...
  • Narapidana di Penjara Inggris Berbondong-bondong ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Aktor Liam Neeson Pertimbangkan Masuk ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Bedah Buku Kritik dan Koreksi Deradikalisasi BNPT ...

Latest Post

  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Toko Daging Halal Tumbuh di Kanada
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Khawatir Serangan Balasan dari Abu Sayyaf, Militer ...
  • Kelompok 'Teror Big Ben' Bisa Bebas Kurang dari ...
  • Kuwait Selenggarakan Pemilu Parlemen
  • Kubah atau Tanpa Kubah, Muslim Eksplorasi Desain ...
  • Kepala Babi Ditemukan Lagi di Depan Masjid
  • Korupsi Haram, Pelaku Korupsi Memprihatinkan

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed