• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
Burqa Tidak Akan Dilarang di Denmark
Diposting Senin, 21-09-2009 | 06:06:24 WIB
Kopenhagen - Partai Konservatif Denmark merancang undang-undang yang akan melarang penggunaan burqa/cadar setelah pengacara-pengacara disana mengingatkan bahwa burqa dapat melanggar hak asasi manusia, kata menteri hukum hari Kamis.

Partai kanan-tengah anggota yunior dalam koalisi pemerintah minoritas dengan Liberalis, mereka semua menentang pelarangan pakaian tertutup penuh yang digunakan oleh beberapa Muslimah disana.

Menteri Kehakiman Brian Mikkelsen, seorang Konservativ, mengatakan, pengacara pemerintahan telah mendapat nasehat jika larangan burqa tersebut malah dapat melanggar Konvensi Hak Asasi Manusia Eropa dan konstitusi Denmark.

"Sudah jelas bagi saya sebagai menteri kehakiman.... bahwa kami tidak dapat menandatangani proyek yang hanya akan menaikkan isu -isu legal seperti ini", kata menteri tersebut dalam statementnya.

Namun Mikkelsen menambahkan jika sebuah grup telah dibentuk oleh pemerintah untuk mengadakan penyelidikan " mengenai cara memerangi semakin populernya penentangan burqa yang mulai tersebar" di tempat-tempat publik.

"Burqa mewakili beberapa pandangan bahwa wanita tersebut tidak mempunyai tempat di Denmark", kata dia dalam statemennya.

Rencana pelarangan burqa pertama kali malah di usulkan oleh Nader Khader pembuat undang-undang dari pihak Konservativ yang ia merupakan keturunan Syiria, ia telah menimbulkan kontroversi diantara para politisi dan masyarakat.

Namun Khader, selaku jubir dari pihak Konservativ gabungan dengan setia tetap mempertahankan rancangan undang-undangnya dalam pertemuan tahunan partainya pekan lalu.

Rancangan undang-undangnya mendapat dukungan kuat dari Partai Rakyat Denmark ultra-kanan, aliansi utama Konservativ dalam parlemen pemerintahan Denmark.

Denmark mempunyai 200.000 penduduk Muslim yang membuat 3,5 persen populasi dan Islam menjadi komunitas terbesar kedua di Denmark setelah Gereja Lutheran.


[muslimdaily.net/meo]


Tweet

Top View

  • Foto Kekejian Tentara Amerika di Irak Beredar
  • Umar Media Rilis Video Eksekusi 15 Tentara ...
  • Pengkhianat Al Qaidah Irak Ditembak Mati
  • Aktivis Afghanistan: Kemenangan Taliban Lebih ...
  • Narapidana di Penjara Inggris Berbondong-bondong ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Aktor Liam Neeson Pertimbangkan Masuk ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Bedah Buku Kritik dan Koreksi Deradikalisasi BNPT ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom

Latest Post

  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Toko Daging Halal Tumbuh di Kanada
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Khawatir Serangan Balasan dari Abu Sayyaf, Militer ...
  • Kelompok 'Teror Big Ben' Bisa Bebas Kurang dari ...
  • Kuwait Selenggarakan Pemilu Parlemen
  • Kubah atau Tanpa Kubah, Muslim Eksplorasi Desain ...
  • Kepala Babi Ditemukan Lagi di Depan Masjid
  • Korupsi Haram, Pelaku Korupsi Memprihatinkan

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed