• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
Pendukung Al Qaeda Ditangkap di New York
Diposting Rabu, 16-09-2009 | 05:45:05 WIB
Polisi kota New York dan FBI mengepung sebuah rumah di kota kecil Queens setelah mendapat informasi bahwa di rumah tersebut terdapat tersangka simpatisan Al Qaeda.

Polisi New York dan pejabat FBI masih memberikan sedikit informasi, menyebut operasi ini sebagai bagian dari aksi gabungan pasukan anti terorisme, namun anggota kongres Amerika mengatakan tidak ditemukan elemen berbahaya dalam penggerebekan tersebut.

Pihak berwenang melancarkan penyerbuan ke sebuah rumah setelah tersangka di rumah tersebut yang telah di awasi sebelumnya melakukan pertemuan mencurigakan dengan seseorang di Queens, daerah tersebut dihuni oleh bermacam-macam etnis. dari East River hingga Manhattan.

Tetangga dari rumah yang digerebek tersebut mengatakan, rumah yang diserbu tersebut dihuni oleh lima orang pria asal Afghanistan, penyerbuan dilakukan agen FBI dengan persenjataan berat lengkap, beberapa mobil juga sudah mengepung rumah tersebut beberapa jam sebelum pagi tiba.

"Sangat menakutkan suasananya. Saya tidak bertanya kepada FBI apa yang sedang terjadi disana saat itu", kata Melissa Khan.

Di bagian lain gedung itu, agen FBI menangkap empat orang asal Bosnia - pasangan suami istri dan dua anaknya yang sudah remaja. Namun dua orang asal Bosnia tersebut akhirnya dikembalikan ke rumahnya semalam.

Ada banyak orang yang dibawa, di rumah yang dihuni orang-orang Afghan tersebut seorang pria yang ditahan salah satunya bernama Amanulla Akvari 30 tahun, ia seorang supir taksi, kata seorang personel FBI yang menyerbu rumah tersebut sejak pukul 02:30 waktu setempat.

Akvari dibawa ke kantor FBI namun ia segera dilepaskan dan ia tidak tahu kenapa dirinya ditangkap namun teman satu kamarnya masih ditahan.

"Ada alasan bagus yang harus dipercaya bahwa disana ada jaringan Al Qaeda atau dukunga terhadap Al Qaeda", kata anggota kongres Peter King dari partai Republik.

Sampai sekarang masih belum ada kejelasan resmi mengenai hasil dari penyerbuan ini dan apakah memang ada jaringan Al Qaeda di Amerika.

[muslimdaily.net/ncau]


Tweet

Top View

  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Aktor Liam Neeson Pertimbangkan Masuk ...
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Hingga Masjid di London pun tak Sanggup Menampung ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Said Aqil Kembali Serang 'Wahabi'
  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri

Latest Post

  • Lawan Hari Valentine Dengan Gerakan Menutup Aurat
  • Malaysia Tahan Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
  • Uskup Agung Ortodoks Romawi Mengecam Zionis ...
  • (Opini Warga Suriah) Bagaimana Nasib Ummat Islam ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktifis Islam Tolak Pemogokan Massal di Mesir
  • MUI Minta Pertandingan Bola di Tangerang Distop
  • Polisi Dukung Demonstran dalam Unjuk Rasa di ...
  • 60 Persen Koruptor di Indonesia Adalah Pegawai ...
  • Ulama NU Aceh Tegas Haramkan Valentine Day, MUI ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed