Kepala deputi intelejen Afghanistan tewas dalam sebuah aksi bom yang dilakukan di sebuah masjid di propinsi Laghman, kata jubir pemerintahan propinsi.Abdullah Laghmani dan sekitar 21 orang lainnya tewas hari Rabu 2 September 2009, dalam serangan di kota Mehtar Lam tersebut.
Juru bicara Taliban, Zabiuallah Mujahid kepada AP menyatakan seorang pelaku bom Syahid telah mengenai sasarannya yaitu Mr Laghmani.
Sementara itu, duta perwakilan dari Eropa dan Amerika bertemu di Paris untuk membicarakan strategi penjajahan baru di Afghanistan. Mengingat kerugian kontingen tentara asing di Afghanistan terus meningkat akhir-akhir ini.
Dalam serangan terhadap kepala intelejen Afghanistan tersebut, seorang pengebom meledakkan dirinya di kerumunan para pejabat intelejen tersebut, termasuk Mr Laghmani, mereka semua sedang berada diluar masjid Mehtar Lam.
Gubernur propinsi, Lutfullah Mashal dalam konferensi pers nya menyatakan paling tidak 22 orang
tewas dan 35 lainnya luka-luka. Ia mengatakan, tiga pejabat senior pemerintahan lokal ikut tewas dalam serangan tersebut termasuk Laghmani dimana mobil yang ia tumpangi hancur total dalam serangan tersebut. Lutfullah yang ikut terluka dalam serangan tersebut mengatakan, pengebom keluar dari sebuah toko dan langsung mendekati kerumuman pejabat tersebut.Juru bicara Taliban kepada BBC mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Setelah ledakan terjadi, delapan ambulan terlihat membawa para korban menuju Jalalabad, kota terbesar paling dekat, kata saksi mata.
Laghmani adalah orang kedua di National Directorate of Security (Dewan Keamanan Nasional), atau badan intelejen nasional, ia mempunyai pangkat tinggi dan orang yang sangat berpengaruh di pemerintahan Hamid Karzai, ia juga terkenal di kalangan Taliban.
Serangan tersebut memperlihatkan jika Taliban mampu untuk melaksanakan serangan secara terorganisir dan tepat sasaran. Ini adalah serangan paling mematikan terakhir di selatan dan timur Afghanistan sejak dilangsungkannya pemilu presidensial dan pemilu propinsi.
[muslimdaily.net/bbc]
