Islamabad - Perbatasan Chaman yang menghubungkan Pakistan-Afghanistan kembali dibuka setelah terbakarnya truk-truk tanki milik NATO yang sedang berkonvoi dijalan tersebut.Satu supir truk tewas dan 16 truk pengangkut bahan bakar milik NATO hancur terbakar. Taliban adalah tersangka utama dalam serangan seperti ini.
Ledakan tersebut memutur jalur pengiriman NATO menggunakan truk padahal jalur tersebut sudah dua hari dijaga pasukan keamanan sebelumnya. Paling tidak satu supir truk tewa dan 16 truk hancur terbakar di perbatasan Chaman yang masih termasuk wilayah Pakistan, kata pejabat polisi Gul Muhammad.
Namun perbatasan sudah dibuka sekarang, kata polisi tersebut.
Chaman adalah salah satu dari dua jalur utama yang dilewati truk-truk suplai untuk pasukan Amerika dan NATO yang sedang melakukan penjajahan di Afghanistan. Para tentara tersebut mendapat suplai sekitar 75 persen dari yang dikirim lewat Pakistan, karena merupakan jalur terdekat dan termurah, namun paling berbahaya dengan ancaman serangan dari Taliban.
Pemerintah Pakistan sebelumnya telah melakukan inspeksi lama terhadap truk-truk dari Afghan yang membawa buah-buahan yang melewati perbatasan. Pemerintah Pakistan juga telah mengingatkan bahwa resiko bagi truk-truk yang berjumlah sekitar 1000 tersebut sangat tinggi, kebanyakan dari truk tersebut membawa bahan-bahan kebutuhan tentara internasional. Hal tersebut diketahui oleh para pejuang Taliban yang kemudian melakukan serangan terhadap konvoi truk pembawa bekal musuh tersebut.
Dan kota benteng Taliban, yaitu Kandahar tepat berada disebelah perbatasan, hanya perlu sedikit melakukan perjalanan. Hal ini membuat perselisihan diantara dua pihak keamanan Pakistan dan Afghanistan, namun kata Gul Muhammad kedua pihak Pakistan-Afghanistan setuju untuk mengakhiri perselisihan mengenai hal ini hari Senin.
[muslimdaily.net/dwn]
