• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
Al Qaeda Afrika Utara Klaim Pembunuhan Warga Amerika
Diposting Sabtu, 27-06-2009 | 08:10:11 WIB

Al Qaeda Afrika Utara menyatakan bertanggung jawab atas pembunuhan terhadap seorang pekerja Amerika di Mauritania. Pria tersebut ditembak mati, lapor jaringan televisi al-Jazeera.

Al Jazeera menerima sebuah pesan audio yang menyatkaan bahwa kelompok tersebut telah membunuh pria bernama Cristopher Leggett-39 tahun pada hari Selasa.

Al Qaeda Islamic Maghreb (AQIM) menyatakan pria Amerika tersebut menjadi target pembunuhan karena dia menjadi penyebar agama Kristen (misionaris) di negeri tersebut.

"Dua kstria Islamic Maghreb pada Selasa pukul 8 pagi sukses membunuh kafir Amerika Cristopher Leggett karena aktivitas misionarisnya", pernyataan AQIM dalam rekaman audio tersebut.

Saksi mata mengatakan, seorang pria bersenjata menghampiri Leggett di ibukota Mauritania, Nouakchott hari Selasa pagi dan kemudian menembakinya beberapa kali.

Al Qaeda Islamic Maghreb paling aktif di wilayah Al Jazair, namun daerah operasinya meliputi wilayah Afrika. Kelompok ini juga beroperasi di Mali dan Niger, termasuk pembunuhan terhadap sandera asal Inggris di Mali utara awal bulan ini. Eksekusi itu dilakukan setelah pemerintah Inggris tidak menepati permintaan AQIM untuk membebaskan Syaikh Abu Qatada yang saat ini tertawan di Inggris. AQIM tidak pernah main-main dengan ancaman yang mereka minta, jika tidak ditepati maka sandera akan dieksekusi, itulah yang akhirnya menimpa Edwin Dyer, sandera asal Inggris awal bulan ini.

Di Mauritania, AQIM pernah membunuh empat turis asal Perancis pada Desember 2007, aksi tersebut bahkan membatalkan gelaran balapan rally Paris-Dakkar karena mereka khawatir dengan aksi AQIM lainnya. Pemerintah Mauritania juga menyalahkan kelompok ini bertanggungjawab atas serangan terhadap kedutaan besar Israel di ibukota Nouakchott, Februari tahun lalu.[muslimdaily.net/bbc]




Tweet

Top View

  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Hingga Masjid di London pun tak Sanggup Menampung ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Said Aqil Kembali Serang 'Wahabi'
  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Ratusan Polisi New York yang Selamat Pada Serangan ...

Latest Post

  • Lawan Hari Valentine Dengan Gerakan Menutup Aurat
  • Malaysia Tahan Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
  • Uskup Agung Ortodoks Romawi Mengecam Zionis ...
  • (Opini Warga Suriah) Bagaimana Nasib Ummat Islam ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktifis Islam Tolak Pemogokan Massal di Mesir
  • MUI Minta Pertandingan Bola di Tangerang Distop
  • Polisi Dukung Demonstran dalam Unjuk Rasa di ...
  • 60 Persen Koruptor di Indonesia Adalah Pegawai ...
  • Ulama NU Aceh Tegas Haramkan Valentine Day, MUI ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed