• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
Tiga Tentara Jerman Tewas di Kunduz Afghanistan
Diposting Kamis, 25-06-2009 | 05:24:08 WIB

Berlin - Tiga tentara Jerman kembali menjemput maut di Afghanistan hari Selasa, saat itu patroli mereka di kota Kunduz sebelah utara mendapatkan serangan, kata menteri pertahanan Jerman.

"Tiga tentara gugur di Afghanista dalam misi perdamaian mereka", kata Franz Josef Jung dalam pernyataannya.

Para tentara tersebut sedang mengikuti operasi gabungan dengan tentara Afghan saat mereka mendapatkan serangan pada hari itu sekitar pukul 07:30, serangan menggunakan senapan dan senjata anti-tank, kata statement tersebut. Taliban mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini.

Basis tentara Jerman di Kunduz sudah seringkali menjadi target serangan oleh para kelompok perlawanan.

Jerman mempunyai sekitar 3,700 tentara yang tergabung bersama NATO - International Security Assistance Force (ISAF), mereka diterjunkan di wilayah utara yang tidak begitu bergolak situasinya.

Namun, situasi di wilayah utara semakin memburuk, memaksa pemerintahan Kanselir Angela Merkel pada tahun 2008 untuk menambah pasukan Jerman menjadi 4,400 di Afghanistan. Sejak tahun 2002, sudah 35 tentara Jerman yang tewas di Afghanistan, menurut statemen resmi pihak Jerman.

Pengiriman tentara untuk perang di Afghanistan menjadi isu yang tidak populer di Jerman, hal ini akan menjadi isu besar bagi kampanye pemilu di Jerman yang akan dilaksanakan pada 27 September nanti.

Kematian ketiga tentara tersebut terjadi setelah penasihat keamanan nasional Amerika James Jones berkunjung ke Afghanistan untuk menaksir rencana lanjutan dalam memerangi militansi.[muslimdaily.net/afghantv]




Tweet

Top View

  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Hingga Masjid di London pun tak Sanggup Menampung ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Said Aqil Kembali Serang 'Wahabi'
  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Ratusan Polisi New York yang Selamat Pada Serangan ...

Latest Post

  • Lawan Hari Valentine Dengan Gerakan Menutup Aurat
  • Malaysia Tahan Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
  • Uskup Agung Ortodoks Romawi Mengecam Zionis ...
  • (Opini Warga Suriah) Bagaimana Nasib Ummat Islam ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktifis Islam Tolak Pemogokan Massal di Mesir
  • MUI Minta Pertandingan Bola di Tangerang Distop
  • Polisi Dukung Demonstran dalam Unjuk Rasa di ...
  • 60 Persen Koruptor di Indonesia Adalah Pegawai ...
  • Ulama NU Aceh Tegas Haramkan Valentine Day, MUI ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed