Berlin - Tiga tentara Jerman kembali menjemput maut di Afghanistan hari Selasa, saat itu patroli mereka di kota Kunduz sebelah utara mendapatkan serangan, kata menteri pertahanan Jerman.
"Tiga tentara gugur di Afghanista dalam misi perdamaian mereka", kata Franz Josef Jung dalam pernyataannya.
Para tentara tersebut sedang mengikuti operasi gabungan dengan tentara Afghan saat mereka mendapatkan serangan pada hari itu sekitar pukul 07:30, serangan menggunakan senapan dan senjata anti-tank, kata statement tersebut. Taliban mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini.
Basis tentara Jerman di Kunduz sudah seringkali menjadi target serangan oleh para kelompok perlawanan.
Jerman mempunyai sekitar 3,700 tentara yang tergabung bersama NATO - International Security Assistance Force (ISAF), mereka diterjunkan di wilayah utara yang tidak begitu bergolak situasinya.
Namun, situasi di wilayah utara semakin memburuk, memaksa pemerintahan Kanselir Angela Merkel pada tahun 2008 untuk menambah pasukan Jerman menjadi 4,400 di Afghanistan. Sejak tahun 2002, sudah 35 tentara Jerman yang tewas di Afghanistan, menurut statemen resmi pihak Jerman.
Pengiriman tentara untuk perang di Afghanistan menjadi isu yang tidak populer di Jerman, hal ini akan menjadi isu besar bagi kampanye pemilu di Jerman yang akan dilaksanakan pada 27 September nanti.
Kematian ketiga tentara tersebut terjadi setelah penasihat keamanan nasional Amerika James Jones berkunjung ke Afghanistan untuk menaksir rencana lanjutan dalam memerangi militansi.[muslimdaily.net/afghantv]
