• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Ekonomi » Detail
Bisnis Produk Halal Lagi Booming di Kenya
Diposting Senin, 16-01-2012 | 08:54:40 WIB

Mayoritas pelaku bisnis di Kenya memperbaharui produk mereka dengan sertifikat halal, berharap untuk menarik populasi Muslim yang berkembang di negara Afrika Timur tersebut.

"Pelaku bisnis di Kenya menyadari bahwa komunitas Muslim merupakan segmen penting dari masyarakat Kenya dan harus dipenuhi sebagai konsumen," kata Hussein Jibril, seorang akuntan, kepada kantor berita Xinhua, sebagaimana dirilis oleh situs onislam, ahad 15 Januari.

"Kebanyakan Muslim mengikuti ajaran agama mereka, yang menentukan sebagian besar hidup mereka. Antara lain di mana mereka bersekolah, apa yang mereka makan dan bagaimana mereka berpakaian," katanya.

"hal ini adalah sesuatu yang pengusaha Kenya telah abaikan lama tetapi mereka tidak dapat melakukannya lagi."

Pergeseran besar   terlihat di pasar Kenya saat pebisnis mulai menambahkan kata halal di logo produknya.

Di Kenchic, sebuah restoran terkenal di Nairobi, kata halal muncul di samping logo mereka di sebuah cabang gerai di kawasan industri.

Galito dan Inn Baker, yang mengkhususkan diri dalam ayam, kue, pizza, sosis, samosa, kentang goreng, dan makanan cepat saji lainnya, juga menambahkan kata halal.

Produk dan layanan sekarang memberikan label halal untuk menjamin komunitas Muslim bahwa mereka telah diperiksa dan mematuhi kaidah shari`ah Islam.

Sertifikasi halal diberikan kepada produk, yang telah mengalami pemeriksaan oleh Biro  Sertifikasi Halal Kenya (KBHC/Kenya Bureau of Halal Certification) dan telah disesuaikan dengan tata cara mengolah makanan secara Islam dan aturan hukum lainnya.

Beberapa produk yang  menyesuaikan spesifikasi Halal dan sesuai dengan hukum syariah adalah minyak goreng, susu, roti, rempah-rempah, sabun, deterjen, permen, air kemasan, obat-obatan dan makanan ringan.

Usaha lainnya termasuk daging Halal, restoran cepat saji, layanan katering, skema asuransi, rekening bank, rumah sakit, obat-obatan, hotel, penginapan dan bahan kimia.

KBHC mendaftar sekitar 150 perusahaan yang telah disertifikasi.

Biro itu mencatat bahwa sertifikasi dilakukan setelah pemeriksaan menyeluruh dan pemeriksaan terus menerus oleh inspektur terlatih KBHC .

Pasar Yang Tumbuh

Peningkatan populasi Muslim telah meyakinkan pebisnis Kenya bahwa komunitas Muslim telah menjadi pangsa pasar yang signifikan di negara ini.

"Beberapa tahun terakhir komunitas Muslim, khususnya imigran Somalia memperlihatkan eksistensi secara ekonomi di Kenya dengan berinvestasi dalam berbagai bisnis," kata Jibril, akuntan, kepada Xinhua.

"Sebagian besar dari mereka sendiri bangunan tempat tinggal, restoran, biro forex, sekolah dan bisnis pakaian di Eastleigh.

"Hal ini telah membuat mereka menjadi pemain signifikan dalam perekonomian Kenya," tambahnya.

terdapat hampir sepuluh juta Muslim di Kenya, yang memiliki populasi 36 juta.

Muslim membentuk hampir 98 persen populaso di propinsi bagian timur laut.

Tanpa label halal, pebisnis Kenya kehilangan pasar untuk produk mereka, terutama di kalangan komunitas Muslim.

"Banyak Muslim yang lebih suka membeli produk impor, terutama yang berasal dari Mesir, Arab Saudi dan bagian lain dari Timur Tengah. Produk ini jelas berlabel halal sehingga menarik bagi Muslim, "kata Jibril.

Tetapi dalam ketergesaan para pebisnis Kenya untuk menggaet pasar komunitas Muslim, analis memperingatkan beberapa bisnis tidak menggunakan sertifikasi halal yang benar.

"Komunitas Muslim telah berkembang pesat di Kenya dan di seluruh dunia. Orang ingin membuat bisnis bagi mereka," kata Hadija Mohamed, seorang guru di Nairobi.

"Beberapa produk yang dipasarkan sebagai produk halal bahkan mungkin tidak bersertifikat," tambahnya.

Sekarang barang dan jasa juga dapat disertifikasi sebagai produk halal, termasuk kosmetik, pakaian, farmasi dan jasa keuangan.

Makanan halal  yang dikonsumsi tidak hanya oleh 1,5 miliar umat Islam di seluruh dunia, tetapi juga oleh setidaknya 500 juta non-Muslim di industri yang nilai pasar global mencapai 2 milyar dollar ini.

[muslimdailty.net/onislam]




Tweet

Top View

  • Fahri Hamzah: Kita Tidak Setuju Dengan Irshad ...
  • Dr. Hamid Fahmy: Fahri Hamzah Salah Memahami ...
  • Di Twitter Fahri Hamzah Memberi Kuliah, Adian ...
  • Aktivis JIL Tidak Hadir, Diskusi Jalan Terus ...
  • Ustadz Dr. Mu'inudinillah: Fahri Hamzah Bodoh ...
  • Rekaman Audio Diskusi 'Gagal' IndonesiaTanpaJIL vs ...
  • Ulil Ngeyel Mirip Bani Israel, Kata Sekjen MIUMI
  • Pesepakbola Yaya Toure: Saya Tidak Minum Alkohol, ...
  • Hasyim Muzadi: Waspada Diskusi Dengan Irshad Manji
  • Diskusi Irshad Manji Di Malaysia Dibatalkan

Latest Post

  • Rekaman Audio Diskusi 'Gagal' IndonesiaTanpaJIL vs ...
  • Universitas di China Siap Kerjasama Dengan MUI
  • Inilah Alasan Polda Metro Jaya Menolak Konser Lady ...
  • Tak Hanya FPI, Lembaga Adat Pun Juga Menolak ...
  • Meluruskan Pemberitaan Menyesatkan Bahwa Penumpang ...
  • Pemuda Muslim Jerman Tergerak Aksi Bela Nabi ...
  • Aktivis JIL Tidak Hadir, Diskusi Jalan Terus ...
  • Rusia Klaim Tewaskan Tujuh Gerilyawan Muslim ...
  • Malam Ini, Dialog Pegiat #IndonesiaTanpaJIL vs JIL ...
  • Samir Khan Terbitkan Panduan Untuk Mujahid ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed