• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Ekonomi » Detail
Syekh Abdulkadir As-sufi : Ganti Uang Kertas dengan Dinar Emas
Diposting Selasa, 23-02-2010 | 21:18:27 WIB
Semakin banyak umat Islam Indonesia yang tertarik dengan seruan Syekh Abdulkadira as-Sufi, yang terlahir dengan nama Ian Dallas, warga Skotlandia yang gencar  merekomendasikan sistem ekonomi Islam dengan penggunaan  emas dan perak dalam kehidupan sehari-hari dan meninggalkan uang kertas yang "kurang berguna".

Jika mau mengikuti sistem ekonomi yang dicontohkan Nabi Muhammad saw.  tersebut, maka perekonomian Indonesia akan semakin kuat dan dapat berkemban g pesat, karena nilai uang dirham dan dinar relatif stabil daripada nilai rupiah.

Nilai 1 dirham perak saat ini setara dengan 30 000 rupiah, atau 3,20 dolar, sedangkan 1 dinar emas setara dengan nilai 1.43 juta rupiah atau 153 dolar .

 "Kami ingin pemerintah Indonesia sepenuhnya mengganti uang kertas dengan dinar emas dan membebaskan ekonomi yang sudah ada dari sistem keuangan yang tidak dapat dipercaya." kata Sheik Abdulkadir.

Koin dinar yang sudah dicetak dan dipasarkan di Indonesia, juga beredar di Australia, Malaysia dan Singapura. Pada tahun 2009 kemarin jumlah dinar di pasar Indonesia meningkat dua kali lipat menjadi 25 000 koin, menggambarkan bahwa uang tersebut semakin diminati.

Abdulkadir, adalah mantan dramawan dan aktor yang masuk Islam pada tahun 1960, dalam sejarah hidupnya ia berusaha menentang sistem kapitalisme barat dan menyeru untuk kembali kepada hukum-hukum Islam yang memandu generasi pertama umat Islam, termasuk kembali ke sistem ekonominya, yaitu seperti apa yang dipraktekkan Nabi  saw. Sebagai contoh, zakat (wajib sumbangan kepada yang membutuhkan), menurut syekh, harus diberikan dalam emas atau perak, jika dia dibayar tunai.

Krisis ekonomi saat ini, yang dimulai dengan keruntuhan pasar ekonomi Amerika Serikat, menunjukkan bahwa kini sudah saatnya sistem keuangan Islam menggantikan sistem kapitalisme yang sudah berjalan lama." kata Syekh Abdulkadir penuh keyakinan.

Pemerintah barat menggunakan isu "ancaman teroris" dalam rangka mengalihkan perhatian orang dari perokonomian mereka yang akan segera runtuh.

Sudah saatnya kita berhenti menjadi takut terhadap agen-agen kapitalisme dan mulai mempelajari Islam apa adanya " tulis Abdulkadir dalam sebuah artikel. "Kita umat Islam harus mengikuti Rasulullah (saw) dalam transaksi ekonomi dan menggunakan alat transaksi emas dan perak yang benar-benar lebih berharga dari alat transaksi lain.

Masyarakat Indonesia yang sudah mencoba menggunakan dinar  yakin  dan optimis bahwa emas tidak akan pernah kehilangan nilai, sementara mata uang kertas Indonesia telah  menyusut sebesar 14% tahun lalu, begitu laporan yang disampaikan situs kajian Gerai Dinar.

Nilai dari dinar dan dirham sepanjang waktu terus tumbuh, karena emas tidak pernah terdepresiasi. Sedangkan rupiah, sebaliknya akan terus terganggu, sehingga produk-produk konsumsi masyarakat akan selalu menjadi lebih mahal.

[muslimdaily.net/Cno]




Tweet

Top View

  • Foto Kekejian Tentara Amerika di Irak Beredar
  • Umar Media Rilis Video Eksekusi 15 Tentara ...
  • Pengkhianat Al Qaidah Irak Ditembak Mati
  • Aktivis Afghanistan: Kemenangan Taliban Lebih ...
  • Narapidana di Penjara Inggris Berbondong-bondong ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Aktor Liam Neeson Pertimbangkan Masuk ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Bedah Buku Kritik dan Koreksi Deradikalisasi BNPT ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom

Latest Post

  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Toko Daging Halal Tumbuh di Kanada
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Khawatir Serangan Balasan dari Abu Sayyaf, Militer ...
  • Kelompok 'Teror Big Ben' Bisa Bebas Kurang dari ...
  • Kuwait Selenggarakan Pemilu Parlemen
  • Kubah atau Tanpa Kubah, Muslim Eksplorasi Desain ...
  • Kepala Babi Ditemukan Lagi di Depan Masjid
  • Korupsi Haram, Pelaku Korupsi Memprihatinkan

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed