Sebuah perusahaan investasi Inggris berencana meluncurkan komplek industri halal pertama di Eropa, sebagai bagian untuk meraih pasar produk halal yang mencapai 6.27 milyar dollar per tahun.
"Jika anda melihat beberapa barang, sektor halal di Inggris bernilai antara 2 hingga 4 milyar pound, kebanyakannya masih diimpor," ujar Mahash Jayanaran, pimpinan Halal Industries kepada Reuters Islamic Banking and Finance Summit.
Dia menjelaskan bahawa Super Halal Industrial Park (SHIP) akan berbasis di Wales selatan, tempat itu dipilih karena sumber peternakan dan harga yang terjangkau.
Kawasan industri ini akan menyediakan berbagai layanan seperti pergudangan, pengemasan produk, pemilahan dan pemrosesan daging selain itu juga bagian penelitian dan pengembangan.
Halal Industries juga telah berpartner dengan Penang International Halal Hub (PIHH), lembaga resmi pemerintah Malaysia yang bertugas mempromosikan berbagai hal berkenaan dengan industri halal.
Menurutnya, penyembelihan di kawasan ini akan sangat diawasi sesuai dengan aturan syariah misalnya memakai pisau potong yang tajam dan disembelih dengan mengucap nama Allah.
Jayanaran mengungkapkan bahwa pembangunan kawasan ini diperkirakan akan memakan waktu hingga 3 tahun ke depan dan akan menghabiskan biaya kurang lebih 150 juta pound, dia juga akan mengandeng pemerintah dalam investasi dan mitra investasi lainnya.
Meskipun terdapat jutaan penduduk muslim, namun di benua Eropa belum ada kawasan industri khusus untuk produk halal.
Permintaan Yang meningkat
Menurut Jayanaran, SHIP akan menjadikan Inggris sebagai pusat industri halal di wilayah Eropa.
"Anda memiliki 2.5 milyar penduduk dunia yang memakan makanan halal, langsung atau tidak langsung," catatnya.
"Pasar produk halal ini tidak akan hilang, tidak mengikuti tren saja."
Pasar makanan halal di Erooa diperkirakan mencapai 66 milyar dollar, termasuk daging, makanan segar dan makanan kemasan, sementara pasar global mencapai 634 milyar dollar.
Jika nantinya program industri halal di Inggris ini sukses maka akan memicu negara-negara lain di Eropa dengan penduduk muslim yang banyak seperti Jerman dan Prancis untuk mengembangkan industri serupa.
"Kami memiliki mitra teknis, sebuah dewan syariah dan kami telah dewan direksi, namun masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan.
Dalam beberapa tahun ini, industri perbankan syariah di Inggris juga berkembang, terdapat 4 bank dengan lisensi syariah dan merupakan satu-satunya di Eropa. Selain itu terdapat 21 bank konvensional yang menawarkan jasa perbankan Islam.
[muslimdaily.net/IOL]
