• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Ekonomi » Detail
Ekonomi Islam Akan Diajarkan di Bangku SMA
Diposting Senin, 29-06-2009 | 14:33:50 WIB

Pembahasan kurikulum ekonomi Islam tingkat SMA yang dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mendapat dukungan dari Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI). Penyiapan kurikulum tersebut pun akan mendukung ketersediaan SDM mapan di masa mendatang.

“UMY akan kita kontak dan beri dukungan untuk mensosialisasikan kurikulum ekonomi Islam bersama-sama,” kata Ketua Umum IAEI, Mustafa Edwin Nasution kepada Republika, Senin (29/6).

Ia menambahkan, sebelumnya IAEI bersama dengan BI dan LPPI telah menyelenggarakan pelatihan ekonomi Islam bagi guru ekonomi SMA. Dalam materi yang diberikan IAEI telah mengumpulkan bahan-bahan ajaran yang disesuaikan dengan tingkat SMA.

Menurut Mustafa, saat ini masyarakat mulai bersemangat mengembangkan ekonomi Islam. Sejumlah daerah pun telah menambahkan ekonomi Islam ke dalam kurikulum sekolah, seperti halnya Tasikmalaya.

“Ini saatnya merapatkan barisan untuk mengembangkan kurikulum ekonomi Islam agar SDM bisa siap sejak dini,” ujar Mustafa.

Bersama dengan Bank Indonesia IAEI melakukan pelatihan bagi guru ekonomi SMA di sejumlah daerah. Tahun lalu pelatihan dilaksanakan di enam provinsi, diantaranya Jawa Tengah, Sumatera Barat, Jawa Barat dan Lampung.

Di tahun ini, Mustafa mengatakan pihaknya akan menyelenggarakan kegiatan yang sama di daerah lainnya di Indonesia. Namun hingga saat ini pelatihan tersebut masih dalam rencana.

Sejumlah perguruan tinggi telah menyelenggarakan program studi ekonomi Islam untuk memenuhi kebutuhan industri keuangan syariah yang terus berkembang. Diperkirakan industri perbankan syariah memerlukan sekitar 14 ribu SDM untuk membantu mendorong market share menjadi lima persen. (muslimdaily.net/dkr/rpblk)




Tweet

Top View

  • Foto Kekejian Tentara Amerika di Irak Beredar
  • Umar Media Rilis Video Eksekusi 15 Tentara ...
  • Pengkhianat Al Qaidah Irak Ditembak Mati
  • Aktivis Afghanistan: Kemenangan Taliban Lebih ...
  • Narapidana di Penjara Inggris Berbondong-bondong ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Aktor Liam Neeson Pertimbangkan Masuk ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Bedah Buku Kritik dan Koreksi Deradikalisasi BNPT ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom

Latest Post

  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Toko Daging Halal Tumbuh di Kanada
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Khawatir Serangan Balasan dari Abu Sayyaf, Militer ...
  • Kelompok 'Teror Big Ben' Bisa Bebas Kurang dari ...
  • Kuwait Selenggarakan Pemilu Parlemen
  • Kubah atau Tanpa Kubah, Muslim Eksplorasi Desain ...
  • Kepala Babi Ditemukan Lagi di Depan Masjid
  • Korupsi Haram, Pelaku Korupsi Memprihatinkan

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed