Ahed Tamimi Dapat Pelecehan Verbal Dari Aparat Israel

TEPI BARAT, muslimdaily.net – Aktivis remaja Palestina yang dipenjarakan, Ahed al-Tamimi, mendapat pelecehan secara lisan saat sedang diinterogasi oleh aparat Israel, demikian isi video yang telah beredar luas.

Rekaman itu menunjukkan seorang perwira intelijen Israel berkata kepada Ahed al-Tamimi, 16 tahun, “Kamu adalah gadis yang cantik. Rambutmu pirang, wajahmu merah muda, kamu seharusnya berada di laut, bukan di tahanan. ”

Pada konferensi pers hari Senin yang diadakan di kota Ramallah, Tepi Barat, ayah Ahed, Bassemal-Tamimi, mengatakan bahwa pernyataan itu sama saja dengan “pelecehan verbal”.

Dia menegaskan bahwa putrinya menjalani sesi interogasi 12 jam di mana para penanya mengancam akan menahan keluarga dan teman-temannya.

Video dua jam itu dilaporkan diperoleh dari otoritas Israel oleh pengacara al-Tamimi.

“Kami telah mengajukan keluhan terhadap petugas intelijen,” kata ayah al-Tamimi.

“Penjajah [Israel] tidak memiliki kehormatan, tetapi kami menolaknya dengan segala cara yang tersedia.”

Pada 21 Maret, pengadilan militer Israel memvonis Ahed al-Tamimi delapan bulan penjara karena “menyerang” pasukan Israel setelah sebuah video menjadi viral online yang menunjukkan dia menampar seorang tentara Israel yang telah masuk tanpa izin ke halaman belakang rumah keluarganya.

Ibu Al-Tamimi juga telah dihukum dengan delapan bulan di balik jeruji dan denda 1.700 dolar karena tuduhan untuk “hasutan” dan “serangan”.

Rahmadi

Rahmadi

kontributor, karyawan swasta, penerjemah freelance
share on: