Buku yang berisi kisah nyata dari penulisnya tersebut merupakan buku yang syarat dengan inspirasi. Diterbitkan oleh Qanita (Group Mizan Publishing House). Karya yang bercerita perihal bangaimana dr Jose Rizal Jurnalis bersama tim MER-C nya menentang maut berjuang demi kemanusiaan dan rela meninggalkan semua kepentingan dunia.
Buku setebal 348 ini menuturkan bagaimana dulu sejarah MER-C didirikan. Bermula dari keaktifannya di konflik Maluku karena banyaknya tenaga medis yang tidak netral atau pro pada kaum salibis maka membuat hati seorang lulusan Fakultas Kedokteran UI ini untuk membentuk sebuah organisasi yang diberi nama MER-C yang membunyai lambang dua unsur, bulan sabit merah dan bola dunia yang mempunyai arti Islam yang rahmatan lil ‘alamin yang mampu berkontribusi untuk semua orang. Semua anggota MER-C merupakan relawan yang setiap melakukan aksi kemanusiaanya tidak dibayar. Berikut kisah bagaimana MER-C berani mendatangi daerah – daerah perang untuk misi kemanusiaan seperti Afghanistan, Irak, Iran, Palestina, Lebanon Selatan, Filiphina Selatan dan banyak lagi. Selain mendampingi kesehatan Ust Abu Bakar Ba’asyir, Ust Abu Jibril dan orang-orang yang dipenjara karena tuduhan “teroris”.
Di bab lain dari buku yang rencananya seluruh royalti akan disumbangkan untuk pembangunan Rumah Sakit di Gaza ini bertutur tentang biografi dr Joser Rizal Jurnalis semasa kecil sampai kuliah.
Penugasan ke Tual Maluku sebagai dokter adalah merupakan tonggak munculnya semangat berjihad dari dokter yang pernah mengatakan ke Kapolri saat itu Jendral Sutanto bahwa selama ini yang dituduh teroris dulunya adalah pejuang di Maluku, jika tak ada mereka bisa jadi Maluku memisahkan dari NKRI. Dan masih banyak lagi cerita-cerita yang menginspirasi bagi umat Islam umumnya. Fujamas.net
