Amerika cenderung terobsesi untuk membahas isu-isu tertentu menurut arus pemikiran masyarakatnya. Dalam beberapa tahun terakhir ini, isu yang paling hangat dibicarakan adalah berkaitan dengan Islam dan umat Islam.
Papua merupakan bumi Allah yang dihuni beragam agama dan etnis. Pulau yang menantang bagi yang menyukai tantangan. Bisa dibilang pulau ini surga bagi para pendatang.
Seseorang dikatakan mukmin hakiki bila ia memahami betul rukun iman, rukun islam, dan hakikat ihsan lalu menegakkannya. Ketiga fondasi itu bukan untuk sekedar dihapal layaknya anak sekolah dasar, namun untuk difa-hami dengan sungguh-sungguh.
Saat mengakses internet di Hong Kong Library, muncul sebuah pesan "The Websense category "Racism and Hate" is filtered" ketika saya menuliskan Eramuslim. Sementara Muslimdaily dan Dakwatuna tidak ter-filtered. Kenapa?
Definisi yang diberikan Nabi saw. sangat simpel. Cukup tanyakan pada hati tentang baik atau buruknya suatu perkara. Hati akan menjawab. Bila hal itu baik, perasaan puas, nyaman, dan tenang akan menyusup jauh ke dalam jiwa.
Selain untuk mengajari teman-teman berusaha berbisnis secara Islam, juga untuk meminimalisir agar teman-teman perantau tidak bergantung pada toko-toko milik China.
Jakarta yang syarat dengan kemacetan yang semakin gila, membuat jengah kita semua. Jarak yang tidak terlampau jauh pun bisa memakan waktu satu jam lebih.
Meninggalnya Gus Dur menjadi moment penting bagi para penyokong ajaran pluralisme untuk kembali menggiatkan kampanyenya mengusung gagasannya. Salah satu agenda penting yang akan digoalkan saat ini adalah menjadikan Gus Dur sebagai pahlawan Nasional
Pluralisme dalam ilmu sosial, adalah sebuah kerangka di mana ada interaksi beberapa kelompok-kelompok yang menunjukkan rasa saling menghormat dan toleransi satu sama lain. Pluralisme juga menunjukkan hak-hak individu dalam memutuskan kebenaran universalnya masing-masing.
Kitab yang Agung ini tidak akan tampak keindahannya kecuali bila kandungannya diaplikasikan dalam realitas kehidupan. Bila seseorang menyesuaikan akhlaknya dengan akhlak Qur’ani, terpandanglah ia di mata manusia.