Memakmurkan Masjid, Langkah Memajukan Umat

Sesungguhnya akhir-akhir ini, terdapat fenomena menarik di negeri kita yang tercinta, yaitu fenomena gerakan shalat shubuh berjamaah yang dilaksanakan oleh masyarakat Indonesia yang diiringi dengan acara tabligh akbar.

Tentunya kita berharap, bahwa fenomena ini tidak hanya berhenti pada shalat shubuh saja, namun akan sangat menggembirakan jika fenomena memakmurkan masjid ini nampak terlihat di seluruh waktu shalat.

Masjid merupakan tempat yang paling sakral bagi umat Islam sebab tempat ibadah seluruh umat Islam. Selain difungsikan sebagai tempat ibadah, masjid juga digunakan untuk kegiatan sosial, dakwah, dan belajar agama.

Allah Ta’ala berfirman:

{مَا كَانَ لِلْمُشْرِكِينَ أَنْ يَعْمُرُوا مَسَاجِدَ اللَّهِ شَاهِدِينَ عَلَى أَنْفُسِهِمْ بِالْكُفْرِ أُولَئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ وَفِي النَّارِ هُمْ خَالِدُونَ. إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلا اللَّهَ فَعَسَى أُولَئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ}

“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain Allah, maka merekalah yang termasuk golongan orang-orang yang selalu mendapat petunjuk (dari Allah Ta’ala)” (QS At-Taubah: 18).

Ayat yang mulia ini menunjukkan besarnya keutamaan memakmurkan masjid yang didirikan karena Allah Ta’ala, dalam semua bentuk pemakmuran masjid, bahkan perbuatan terpuji ini merupakan bukti benarnya iman dalam hati seorang hamba.

Imam al-Qurthubi berkata: “Firman Allah Ta’ala ini merupakan dalil yang menunjukkan bahwa mempersaksikan orang-orang yang memakmurkan masjid dengan keimanan adalah (persaksian yang) benar, karena Allah Ta’ala mengaitkan keimanan dengan perbuatan (terpuji) ini dan mengabarkan tentanganya dengan menetapi perbuatan ini. Salah seorang ulama Salaf berkata: Jika engkau melihat seorang hamba (yang selalu) memakmurkan masjid maka berbaiksangkalah kepadanya” (Kitab “Tafsir al-Qurthubi” (8/83)).

Di antara ibadah yang sangat agung kepada Allah ta’ala adalah memakmurkan masjid Allah, yaitu dengan cara mengisinya dengan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bentuk memakmurkan masjid dapat berupa pemakmuran secara lahir maupun batin. Secara batin, yaitu memakmurkan masjid dengan sholat jama’ah, tilawah Al quran, dzikrullah, belajar dan mengajarkan ilmu agama, kajian-kajian ilmu dan berbagai ibadah yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Sedangkan pemakmuran masjid secara lahiriah, adalah menjaga fisik dan bangunan masjid, sehingga terhindar dari kotoran dan gangguan lainnya. Sebagaimana diceritakan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memerintahkan orang-orang untuk mendirikan bangunan masjid di perkampungan, kemudian memerintahkan untuk dibersihkan dan diberi wangi-wangian. (Shohih Ibnu Hibban, Syuaib Al Arnauth mengatakan sanad hadits tersebut shahih sesuai syarat Bukhari)

Patut kita syukuri bahwa di Indonesia terdapat sangat banyak masjid. Di tahun 2010 saja, jumlah masjid di Indonesia mencapai 800.000 masjid. Sebuah angka yang cukup fantastis sekaligus membuat miris. Mengapa miris? Karena ternyata banyak masjid yang tidak makmur. Masjid hanya digunakan sebagai tempat shalat fardhu, itupun sepi dari jama’ah. Perhatikanlah masjid kita ini. Saat shalat Jum’at memang terlihat ramai, bahkan mungkin tidak muat. Tapi bagaimana dengan shalat Isya’ apalagi Subuh?

Maka tugas kita hari ini bukan lagi memperbagus fisik masjid. Apalagi membangun masjid baru yang hanya berjarak beberapa puluh meter dari masjid yang telah ada. Tugas kita adalah memakmurkan masjid.

Ayo…Kita Makmurkan Masjid dan Dari Masjid Kita Bangkit

Terlampau banyak penjelasan yang memaparkan keutamaan masjid sebagai benteng utama kekuatan kaum muslimin dan begitu antusiasnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam memakmurkan masjid. Sungguh teramat banyak sabdanya yang memotivasi dan menjelaskan kepada kita mengenai keutamaan memakmurkan masjid. Telah terbukti secara nash dan realita, bahwa perjalanan hidup para pendahulu kita, seluruh ulama yang membawa perbaikan terhadap agama Islam adalah pecinta masjid.

Pernah dikisahkan, pasca meletusnya perang antara Mesir dan Israel tahun 1973, ada salah seorang tentara Mesir berkata kepada tentara Yahudi, “Demi Allah, kami akan memerangi dan mengalahkan kalian sampai ada diantara kalian yang bersembunyi dibalik pohon atau batu, kemudia batu itu berkata ‘Hai hamba Allah, hai Muslim, ini ada Yahudi dibelakangku kemarilah dan bunuhlah dia.’ Tentara Mesir ini memaksudkan berita dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang tertera dalam sebuah hadits. Lantas, tentara Yahudi menjawab, “Semua itu tidak akan terjadi sebelum shalat subuh kalian sama jumlahnya dengan shalat jum’at kalian” (Al Badru fii Hatstsi ‘ala shalatil Fajr).

Dua shalat yang memiliki keutamaan yang besar adalah shalat Shubuh dan Shalat Isya. Dua shalat inilah yang terasa berat bagi orang-orang munafik. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Seandainya mereka mengetahui keutamaan yang ada pada shala Isya’ dan shalat Shubuh, tentu mereka akan mendatanginya sambil merangkak.” (HR. Bukhari no. 615 dan Muslim no. 437).

Dari penjelasan diatas, dapatlah kita mengambil hikmahnya bahwa begitu besarnya keutamaan memakmurkan masjid yang salah satunya dengan shalat berjamaah di masjid. Mari kita ramaikan masjid kita dengan berjamaah di setiap waktu shalat lebih-lebih pada waktu shubuh sehingga jumlah jamaahnya seperti shalat Jum’at.

Tips Memakmurkan Masjid

Untuk bisa membuat masjid “lebih hidup” kembali tentunya harus memiliki struktur serta startegi terbaik. Hal ini sah-sah saja dilakukan karena memang tujuannya untuk memakmurkan masjid dan merupakan visi untuk mewujudkan kebaikan dunia akhirat. Adapun cara dan tips untuk memakmurkan masjid agar orang bisa “back to masjid” adalah sebagai berikut:

1. AdakanPelatihan Manajemen Masjid

Boleh jadi tak terurusnya masjid ini karena memang manajemen masjidnya yang kurang baik. Pengurus masjid atau pun tokoh masyarakt sekitar bisa mengundag para pakar yang mengerti dalam hal manajemen. Setidaknya dengan mengetahui dasar-dasar manajemen maka akan berpengaruh pada struktur organisasi masjid itu sendiri.

2. Libatkan Pemuda untuk Memakmurkan Masjid

Pemuda adalah sebagai generasi penerus untuk nanti mereka bisa memakmurkan masjid. Dengan melibatkan pemuda pun secara tidak langsung mengkader sebuah generasi yang baik dan juga positif serta terhindar dari kerusakan moral dan hal yang negatif yang dilakukan oleh pemuda.

3. Buat Kajian, Majelis Talim, dan kegiatan lainnya

Setelah manajemn masjid terbentuk dan struktur organisasi rapih untuk dibuat maka tugas berikutnya para pengurus masjid membuat sebuah kegiatan yang memang positif dengan sasaran yang sesuai usia untuk anak-anak, remaja, ibu-ibu, maupun bapak-bapak.

“Barang siapa yang membangun rumah Allah (masjid) di dunia, maka Allah akan membangunkannya rumah di surga.” (HR.Muslim) Kata membangun di atas bukan saja merujuk pada arti sebenarnya. Kata tersebut berarti pula pada kata memakmurkan masjid. Jadi, tak inginkah “back to masjid” dan mendapatkan balasan yang terbaik dari Allah Subhana Wa Ta’ala?

Penutup

Semoga Allah Ta’ala menjadikan tulisan ini bermanfaat dan menjadi motivasi bagi kita semua untuk selalu bersegera dalam kebaikan dalam rangka mencari keridhaan-Nya.

Akhirnya, kami menutup tulisan ini dengan memohon kepada Allah Ta’ala dengan nama-nama-Nya yang maha indah dan sifat-sifat-Nya yang maha sempurna, agar Dia Ta’ala menjadikan kita semua termasuk orang-orang yang selalu memakmurkan masjid-masjid Allah Ta’ala dan meraih kesempurnaan iman dengan taufik-Nya. Sesungguhnya Dia Ta’ala maha mendengar lagi maha mengabulkan do’a.

sumber:
http://www.tarbawia.com/2011/11/khutbah-jumat-memakmurkan-masjid.html
https://harapanamalmulia.org/artikel/inilah-cara-memakmurkan-masjid-yang-kekinian/
https://artikel.masjidku.id/articles-item.php?id=2520
http://markazinayah.com/khutbah-jumat-memakmurkan-masjid/
https://muslim.or.id/27267-gemar-memakmurkan-masjid-sifat-orang-beriman.html

Rahmadi

Rahmadi

kontributor, karyawan swasta, penerjemah freelance
share on: