• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
AS Sebabkan Produksi Opium Meningkat
Diposting Rabu, 19-09-2007 | 00:00:06 WIB

AS Sebabkan Produksi Opium Meningkat

MDNews-Afghanistan- Dirjen Staf Pemberantasan Narkoba Iran, Panglima Jenderal Ahmadi Muqaddam menyatakan, sejak kehadiran pasukan AS di Afghanistan, produksi narkoba di negara pendudukan tersebut mencapai angkap delapan ribu ton. Jenderal Muqaddam dalam pertemuannya dengan para duta besar negara-negara asing di Tehran mengatakan, sejak kehadiran AS produksi narkoba di Afghanistan meningkat tajam dan AS tidak mempedulikan fenomena tersebut dengan alasan sibuk dengan program pemberantasan terorisme. Dikatakannya, Iran sebagai negara dengan letaknya yang strategis untuk dijadikan transit, lebih banyak mendapat ancaman penyelundupan narkoba di bandingkan negara –negara lainnya. Lebih lanjut Jenderal Muqaddam menjelaskan, negara-negara Islam yang menjadi sasaran serangan budaya Barat harus mengambil langkah baru dalam rangka mengatasi hal ini. Menurutnya, Iran siap menjalin kerjasama luas dengan negara-negara sahabat di sektor program pemberantasan Narkoba. Belum lama ini, Deputi Partai Konggres Nasional Afghnistan, Bashir Bizhan menyatakan, pasukan Inggris dan Amerika membagi-bagikan bibit tanaman opium kepada para petani Afghanistan. “Pasukan militer AS dan Inggris membagi-bagikan bibit tanaman opium kepada para petani Afghanistan sehingga semakin meningkatkan hasil tanaman opium dan produksi narkoba di negara ini,” ujar Bashir Bizhan sebagaimana dikutip Harian Iran. Selain Bashir, Presiden Iraq, Hamid Karzai juga sempat mengungkit keterlibatan pasukan Asing dalam aksi-aksi penyelundupan dan produksi narkoba di Afghanistan. Karzai juga sempat menuduh komunitas internasional gagal bekerjasama dalam upaya menanggulangi kenaikan produksi opium negara itu. Karzai mengkritik komunitas internasional setelah laporan tahunan Kantor Kejahatan dan Narkoba PBB menunjukkan 93 persen opium dunia datang dari ladang-ladang candu Afganistan. Selama tahun 80-an, Afghanistan memproduk sekitar 30% opium dunia. Tapi pada beberapa tahun terakhir, terutama setelah kehadiran pasukan internasional, kapasitas produksi ganja Afghanistan meningkat tajam menjadi tiga kali lipat.


Tweet

Top View

  • Foto Kekejian Tentara Amerika di Irak Beredar
  • Pondok Ngruki Bangun Masjid Senilai 5 Milyar ...
  • Umar Media Rilis Video Eksekusi 15 Tentara ...
  • Pengkhianat Al Qaidah Irak Ditembak Mati
  • Aktivis Afghanistan: Kemenangan Taliban Lebih ...
  • Narapidana di Penjara Inggris Berbondong-bondong ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Aktor Liam Neeson Pertimbangkan Masuk ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Bedah Buku Kritik dan Koreksi Deradikalisasi BNPT ...

Latest Post

  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Toko Daging Halal Tumbuh di Kanada
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Khawatir Serangan Balasan dari Abu Sayyaf, Militer ...
  • Kelompok 'Teror Big Ben' Bisa Bebas Kurang dari ...
  • Kuwait Selenggarakan Pemilu Parlemen
  • Kubah atau Tanpa Kubah, Muslim Eksplorasi Desain ...
  • Kepala Babi Ditemukan Lagi di Depan Masjid
  • Korupsi Haram, Pelaku Korupsi Memprihatinkan

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed